KembaliBerita

Jembatan Putus di Aceh Barat Ganggu Pendidikan dan Ekonomi Warga

Ditulis oleh

serambinews.com

Tanggal

22 April 2026
Jembatan Putus di Aceh Barat Ganggu Pendidikan dan Ekonomi Warga

Banjir bandang yang melanda Gampong Canggai, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, pada November 2025 lalu masih meninggalkan dampak yang mendalam. Jembatan gantung, yang merupakan akses utama ke gampong tersebut, putus dan belum ada penggantinya. Kondisi ini membuat aktivitas masyarakat terganggu, terutama di sektor pendidikan dan ekonomi.

Siswa dari Desa Canggai tidak dapat menyeberang untuk bersekolah di Desa Jambak, memaksa proses belajar mengajar berjalan tidak normal. Bahkan, sebagian siswa harus belajar di bawah tenda darurat. Selain itu, para petani kesulitan menuju kebun karena akses utama terputus, sehingga mengganggu mata pencaharian warga.

Dampak Banjir Bandang

  • Jembatan gantung putus, akses utama terputus
  • Siswa tidak dapat menyeberang untuk bersekolah
  • Proses belajar mengajar berjalan tidak normal
  • Petani kesulitan mengakses kebun
  • Satu unit sekolah dasar hanyut

Desakan Pemerintah Keuchik Jambak, Lainiadi, mendesak pemerintah segera turun tangan membangun kembali jembatan yang menjadi urat nadi penghubung dua kawasan tersebut. Ia mengungkapkan, dampak banjir bandang tidak hanya merusak jembatan, tetapi juga menghanyutkan satu unit sekolah dasar. Akibatnya, siswa di kawasan Jambak terpaksa belajar dalam kondisi darurat, sementara siswa dari Canggai tidak dapat menjangkau lokasi sekolah sama sekali.

Kondisi Darurat Sebagai langkah darurat, para guru mendatangi wilayah Canggai dengan menyeberai sungai untuk mengajar di kantor desa. Namun, kondisi ini dinilai jauh dari ideal dan berisiko terhadap keselamatan, mengingat tidak adanya akses penyeberangan yang aman. Lainiadi juga menyoroti minimnya perhatian pemerintah terhadap wilayah terdampak, menyusul tidak adanya alokasi dana Transfer ke Daerah (TKD) tambahan tahun ini.

Harapan Masyarakat Warga berharap Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat segera memperhatikan kondisi ini, terutama untuk kepentingan pendidikan dan aktivitas masyarakat. Mereka mendesak pemerintah turun langsung ke lapangan agar dapat melihat kondisi riil yang dihadapi warga, sekaligus mempercepat penanganan infrastruktur vital yang hingga kini belum tersentuh perbaikan.

#Aceh#Berita#Sosial
Bagikan

Baca Sumber Asli

Ingin memverifikasi informasi lebih lanjut?

Kunjungi Website