Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang kembali menyalurkan bantuan sosial tahap kedua senilai Rp76 miliar untuk masyarakat korban banjir. Bantuan ini berasal dari Kementerian Sosial dan disalurkan secara langsung setelah data penerima manfaat lengkap.
Bantuan tahap kedua ini mencakup beberapa jenis, yaitu jaminan hidup bagi 20.908 jiwa dengan total nilai Rp28 miliar, isi hunian rumah senilai Rp17 miliar untuk 5.941 keluarga, stimulan sosial ekonomi senilai Rp29 miliar bagi 5.491 keluarga, dan santunan bagi korban luka berat sebanyak 187 jiwa dengan total nilai Rp935 juta.
Detail Bantuan Sosial
- Jaminan hidup: Rp28.225.800.000 untuk 20.908 jiwa
- Isi hunian rumah: Rp17.823.000.000 untuk 5.941 keluarga
- Stimulan sosial ekonomi: Rp29.705.000.000 untuk 5.491 keluarga
- Santunan korban luka berat: Rp935.000.000 untuk 187 jiwa
Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi terhadap data penerima bantuan. Ia memastikan bahwa jika masih ada rakyat yang belum mendapatkan bantuan, Pemkab akan terus mendata lagi secara akurat agar mereka dapat menerima bantuan pada gelombang berikutnya.
Tujuan Bantuan
Bantuan ini diberikan untuk membantu masyarakat memulihkan kondisi setelah terkena musibah bencana alam. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, berharap masyarakat memanfaatkan bantuan ini sebaik mungkin untuk membeli isian rumah atau perabotan yang hanyut terbawa banjir.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.