Kembalilingkungan

Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs

Penulis

serambinews.com

Tanggal

26 Mei 2026

Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli
","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs

Petani dari Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Rusli M Husen (54) mengalami kecelakaan saat berusaha mengusir kawanan gajah liar yang mengganggu kebun durian dan pinang belakang rumahnya. Insiden terjadi Selasa, 26 Mei 2026, sekitar pukul 10.00 WIB, sehari sebelum Idul Adha 1447 H, dan mengakibatkan korban harus dirawat di RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli.

Konteks Konflik Manusia-Gajah di Pidie

  • 48 ekor gajah liar tercatat berkeliaran sekitar 1 km dari kampung warga, menurut anggota DPRK Pidie Tgk Muhammad.
  • Kawanan gajah telah berada di belakang rumah warga selama lima hari sebelum insiden, merusak pohon durian dan pinang yang memiliki nilai ekonomi.
  • Saat upaya pengusiran, gajah balik mengejar petani, menyebabkan Rusli M Husen terjatuh danDiduga terinjak oleh seekor gajah.
  • Korban kini sedang menjalani pemeriksaan rontgen untuk menilai kemungkinan fraktur atau cedera dalam tubuh.
  • Pemerintah desa dan DPRK Pidie menilai perlu adanya strategi mitigasi konflikt gajah, termasuk pengawasan tempruan dan pembatasan akses ke kawasan perkebunan.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.