Ketegangan antara eksekutif dan legislatif di Aceh Singkil menghambat penyelesaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) 2026. Aliansi Muda Penggerak Aceh Singkil (AMPAS) menyoroti dampak langsung terhadap perekonomian masyarakat dan roda pemerintahan daerah.
Salah satu persoalan utama adalah ganti rugi lahan warga untuk pembangunan jalan provinsi lintas Singkil–Kuala Baru–Trumon. Nilai ganti rugi mencapai Rp 1,2 miliar, namun baru 50% yang dibayarkan pada akhir 2024. Sisa pembayaran hingga 2025 belum diterima masyarakat.
Persoalan APBK 2026
- Dua fraksi DPRK Aceh Singkil, Fraksi Sahabat dan Fraksi Gerakan Pembangunan Berkarya (GPB), menolak rancangan qanun APBK 2026.
- Penolakan disebabkan oleh prioritas pengadaan mobil dinas di tengah kondisi daerah yang masih dalam tahap pemulihan pascabanjir.
- Fraksi NasDem menyetujui rancangan qanun tersebut.
Dampak terhadap Masyarakat
- 1,7 kilometer lahan milik warga digunakan untuk pembangunan jalan provinsi.
- Masyarakat menunggu ganti rugi sejak 2024 tanpa kepastian penyelesaian.
- AMPAS mendesak pemerintah daerah untuk menjadikan penyelesaian ganti rugi lahan sebagai prioritas dalam APBK 2026.
Harapan Penyelesaian
Ketua DPRK Aceh Singkil, Amaliun, berharap penyelesaian persoalan APBK 2026 dapat difasilitasi di tingkat Pemerintah Aceh. Hal ini diharapkan dapat mengatasi ketegangan dan memprioritaskan kepentingan masyarakat.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.