Banjir kembali melanda warga Pidie Jaya setelah luapan Krueng Meureudu menerjang permukiman. Sarah (42), warga Gampong Manyang Cut, menemukan rumahnya terendam air setinggi lutut meskipun hujan hanya turun dengan intensitas ringan. Banjir tiba-tiba ini menyebabkan kerugian material dan menambah trauma warga yang sebelumnya sudah mengalami banjir besar pada November 2025.
Luapan Krueng Meureudu juga sempat menutup badan Jalan Nasional Banda Aceh–Medan, menyebabkan kendaraan terjebak dan warga harus mengarahkan lalu lintas. Camat Meurah Dua, Iskandar, menjelaskan bahwa banjir disebabkan oleh curah hujan tinggi di pegunungan, yang menyebabkan sungai meluap dan menerobos ke permukiman.
Dampak Banjir
- 10 gampong di Kecamatan Meurah Dua terendam banjir, termasuk Genteng, Meunasah Raya, dan Dayah Krueng.
- Warga trauma dan lelah menghadapi banjir susulan yang datang tiba-tiba.
- Badan Jalan Nasional Banda Aceh–Medan sempat terendam, menyebabkan kendaraan terjebak.
- Kerugian material dialami warga, termasuk sepeda motor, tempat tidur, dan peralatan dapur.
Penyebab Banjir
- Curah hujan tinggi di pegunungan menyebabkan Krueng Meureudu meluap.
- Sungai yang kini dangkal sekitar dua meter memperparah luapan.
- Warga tidak memperkirakan banjir karena hujan di Pidie Jaya tidak lebat.
Respon Warga dan Pemerintah
- Warga dan petugas bekerja sama mengarahkan kendaraan yang terjebak di jalan nasional.
- Camat Meurah Dua memastikan banjir sudah surut pada pukul 21.20 WIB, namun jalan masih becek.
- Warga yang tinggal di hunian sementara (huntara) pulang untuk melihat kondisi rumah mereka.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.