Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Banjir Luapan Krueng Meureudu Kembali Terjang Warga Pidie Jaya

18 jam yang lalu

Banjir kembali melanda warga Pidie Jaya setelah luapan Krueng Meureudu menerjang permukiman. Sarah (42), warga Gampong Manyang Cut, menemukan rumahnya terendam air setinggi lutut meskipun hujan hanya turun dengan intensitas ringan. Banjir tiba-tiba ini menyebabkan kerugian material dan menambah trauma warga yang sebelumnya sudah mengalami banjir besar pada November 2025.

Luapan Krueng Meureudu juga sempat menutup badan Jalan Nasional Banda Aceh–Medan, menyebabkan kendaraan terjebak dan warga harus mengarahkan lalu lintas. Camat Meurah Dua, Iskandar, menjelaskan bahwa banjir disebabkan oleh curah hujan tinggi di pegunungan, yang menyebabkan sungai meluap dan menerobos ke permukiman.

Dampak Banjir

  • 10 gampong di Kecamatan Meurah Dua terendam banjir, termasuk Genteng, Meunasah Raya, dan Dayah Krueng.
  • Warga trauma dan lelah menghadapi banjir susulan yang datang tiba-tiba.
  • Badan Jalan Nasional Banda Aceh–Medan sempat terendam, menyebabkan kendaraan terjebak.
  • Kerugian material dialami warga, termasuk sepeda motor, tempat tidur, dan peralatan dapur.

Penyebab Banjir

  • Curah hujan tinggi di pegunungan menyebabkan Krueng Meureudu meluap.
  • Sungai yang kini dangkal sekitar dua meter memperparah luapan.
  • Warga tidak memperkirakan banjir karena hujan di Pidie Jaya tidak lebat.

Respon Warga dan Pemerintah

  • Warga dan petugas bekerja sama mengarahkan kendaraan yang terjebak di jalan nasional.
  • Camat Meurah Dua memastikan banjir sudah surut pada pukul 21.20 WIB, namun jalan masih becek.
  • Warga yang tinggal di hunian sementara (huntara) pulang untuk melihat kondisi rumah mereka.
Banjir Luapan Krueng Meureudu Kembali Terjang Warga Pidie Jaya