Banjir dengan ketinggian air mencapai 40 hingga 70 sentimeter melanda 13 desa di dua kecamatan di Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Banjir yang mulai menggenangi pemukiman warga sekitar pukul 20.00 WIB ini disebabkan oleh tingginya intensitas curah hujan yang menyebabkan debit air sungai meluap. Selain merendam rumah warga, banjir juga menggenangi jalan lintas nasional Medan-Banda Aceh, menghambat aktivitas transportasi.
Komandan Korem 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran, mengerahkan personel TNI dari Kodim 0102/Pidie dan Yon TP 857/GS untuk membantu warga. Personel TNI bersiaga di lokasi untuk mengatur arus lalu lintas, membersihkan material banjir, dan memantau debit air secara berkala guna mengantisipasi potensi cuaca ekstrem susulan.
Dampak Banjir
- 13 desa di Kecamatan Meurah Dua dan Meureudu terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 40 hingga 70 cm.
- Jalan lintas Medan-Banda Aceh di Desa Meunasah Krueng, Kecamatan Meureudu, belum bisa dilewati kendaraan roda 2 dan roda 4.
- Tidak ada korban jiwa, namun tim gabungan TNI-Polri dan SAR tetap disiagakan di titik-titik rawan.
Penyebab Banjir
- Banjir dipicu oleh pendangkalan sungai (sedimen lumpur) pascabanjir bandang sebelumnya.
- Krueng Meureudu tidak mampu menampung volume air hujan dari pegunungan.
Langkah Penanganan
- Personel TNI membantu mengatur arus lalu lintas dan membersihkan material banjir.
- Pemerintah diminta segera melakukan normalisasi sungai, menutup aliran sungai baru, serta membersihkan saluran air dan sisa lumpur di area permukiman.
Desa Terdampak
- Kecamatan Meurah Dua: Desa Pante Beurne (70 cm), Dayah Husen (50 cm), Meunasah Mancang (50 cm), Meunasah Raya (70 cm), Meunasah Bie (50 cm), Beuringin (60 cm), dan Geunteng (60 cm).
- Kecamatan Meureudu: Desa Meunasah Lhok (70 cm), Beurawang (60 cm), Mayang Cut (50 cm), Meunasah Krueng (70 cm), Manyang Lancok (50 cm), dan Masjid Tuha (40 cm).
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.