News
Anak-anak Aceh Tamiang Jadi Pengemis Pascabencana, Mental Terancam Rusak
7 jam yang lalu
Banyak anak di Aceh Tamiang yang menjadi pengemis pascabencana. Fenomena ini dinilai merusak mental anak dan membutuhkan penanganan khusus dari pemerintah daerah.
Ketua Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Rijaluddin, menyoroti kondisi ini dan menekankan pentingnya penertiban dan sosialisasi kepada masyarakat.
Dampak terhadap Anak-anak
- Mental anak terancam rusak akibat menjadi pengemis di jalanan dan jembatan.
- Perkembangan anak terhambat karena kurangnya pembinaan dan pengembangan kemampuan.
Langkah yang Diperlukan
- Penertiban dan sosialisasi kepada masyarakat, terutama orang tua, agar tidak membiarkan anak-anak turun ke jalan.
- Pemerintah daerah berperan penting dalam memastikan anak-anak mendapatkan pembinaan yang layak.
Pentingnya Penanganan Khusus
- Anak-anak pascabencana membutuhkan perhatian khusus untuk memastikan mereka tetap mendapatkan pendidikan dan pengembangan kemampuan.
- Langkah konkret dari pemerintah daerah diperlukan untuk mengatasi masalah ini.
