News
Stok Darah Menipis di Banda Aceh, BFLF Ajak ASN Donor Saat WFH
4 jam yang lalu
Stok darah di Banda Aceh dilaporkan menipis pasca-Lebaran, sementara kebutuhan darah terus meningkat. Blood For Life Foundation (BFLF) mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk memanfaatkan waktu bekerja dari rumah (WFH) dengan mendonorkan darah.
Ketua Umum BFLF Indonesia, Michael Octaviano, menyatakan bahwa darah tidak bisa dibeli dan hanya bisa didapat dari kepedulian sesama. Ia menjelaskan bahwa kebutuhan darah saat ini cukup tinggi, terutama untuk para penyintas talasemia dan pasien penyakit kronis yang menjalani perawatan atau operasi di rumah sakit.
Ajakan untuk ASN
- BFLF mengajak ASN di seluruh kabupaten/kota di Aceh untuk mendonorkan darah di unit donor darah Palang Merah Indonesia (PMI) terdekat.
- Michael berharap WFH tidak hanya menjaga efektivitas kerja, tetapi juga membuka ruang bagi ASN untuk terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Kondisi Stok Darah
- Ketua PMI Kota Banda Aceh, Muhammad Haeqal Asri, menyatakan bahwa stok darah mengalami penurunan pasca-Lebaran.
- Permintaan darah terus meningkat, sementara jumlah pendonor mengalami penurunan signifikan.
Harapan dan Imbauan
- BFLF dan PMI berharap kolaborasi antara kebijakan WFH dan kepedulian sosial ASN serta masyarakat dapat membantu memenuhi kebutuhan darah di Aceh.
- Masyarakat diimbau untuk rutin mendonorkan darah guna menjaga ketersediaan stok dan membantu menyelamatkan lebih banyak nyawa.
