Berita blackout listrik yang melanda Sumatra sejak malam Jumat (22/5/2026) telah mencapai sejumlah provinsi termasuk Aceh, menyebabkan padam listrik yang menghentikan aktivitas perdagangan, transportasi, dan layanan kesehatan. Pemerintah melalui Kementerian ESDM bersama PLN dan Bareskrim memulai investigasi menyeluruh untuk mengetahui penyebab gangguan sistem kelistrikan.
Penyebab dan Tindak Lanjut
- Titik gangguan awal terdeteksi pada Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) nomor 175-176 di Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muara Jambi, Provinsi Jambi.
- Tim gabungan Kementerian ESDM, PLN, dan Bareskrim melakukan pemeriksaan lapangan dan mengamankan konduktor yang putus untuk diperiksa lebih lanjut di Puslabfor Polri dan Litbang PLN.
- Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan indikasi sabotase atau kesengajaan, tetapi investigasi masih berlanjut untuk memastikan akar kerusakan jaringan transmisi.
- PLN menyampaikan permohonan maas kepada masyarakat dan melaksanakan pemulihan sistem secara bertahap, dengan prioritas pada fasilitas vital dan pusat layanan publik.
- Untuk mencegah kembali insiden serupa, Pemerintah menuntut PLN mempercepat pembangunan pembangkit dan memperkuat jaringan transmisi 500 kV serta 275 kV di seluruh Pulau Sumatera.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.