Banjir bandang yang melanda Aceh pada akhir November 2025 lalu menyebabkan Jembatan Enang-Enang putus, memutus akses jalan nasional antara Takengon dan Bireuen. Sebagai solusi sementara, Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Aceh akan membangun jembatan alternatif Wih Porak dari arah Wer Lah menuju Simpang Lancang.
Jembatan ini akan menjadi satu-satunya akses yang dapat dilalui kendaraan roda dua dan roda empat dari arah Bireuen-Takengon. Pembangunan jembatan permanen ini diharapkan dapat memperlancar arus lalu lintas dan konektivitas antar wilayah.
Rencana Pembangunan Jembatan Wih Porak
- Lokasi: Jembatan Wih Porak akan dibangun dari arah Wer Lah menuju Simpang Lancang.
- Tipe Jembatan: Jembatan permanen untuk memastikan keamanan dan ketahanan jangka panjang.
- Tujuan: Memperlancar arus lalu lintas dan konektivitas antar wilayah Takengon dan Bireuen.
- Syarat Pembangunan: BPJN memastikan bahwa lokasi lahan tidak bermasalah sebelum memulai pembangunan.
Jembatan Enang-Enang
- Rencana Pembangunan: Jembatan Enang-Enang baru akan dibangun pada tahun 2027 mendatang.
- Keterangan: Pembangunan jembatan ini berdasarkan hasil rapat bersama pihak balai dengan Kementerian PUPR di Banda Aceh.
Proyek pembangunan jembatan Wih Porak diharapkan dapat menjadi solusi sementara untuk mengatasi terputusnya akses jalan nasional dan memperlancar aktivitas masyarakat di wilayah Takengon dan Bireuen.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.