Bupati Gayo Lues, Suhaidi, melakukan rapat koordinasi dengan Bappenas untuk memperjuangkan program prioritas dan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2027. Pertemuan ini bertujuan untuk meningkatkan infrastruktur dan layanan kesehatan di daerah terpencil.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan akses dan kualitas layanan publik bagi masyarakat Gayo Lues. Koordinasi ini merupakan bagian dari strategi untuk menjadikan Gayo Lues sebagai daerah prioritas nasional.
Program Prioritas
- Infrastruktur dasar: Peningkatan jalan dan jembatan untuk memperlancar akses transportasi.
- Layanan kesehatan: Penyesuaian status daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan (DTPK) untuk mendapatkan dukungan anggaran yang lebih besar.
- DAK Fisik dan Non Fisik: Usulan untuk berbagai sektor strategis yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
Dampak Jangka Panjang
- Peningkatan kualitas hidup: Dengan infrastruktur yang lebih baik, masyarakat dapat mengakses layanan publik dengan lebih mudah.
- Pemerataan pembangunan: Langkah ini diharapkan dapat mengurangi kesenjangan pembangunan antara daerah terpencil dan perkotaan.
- Sinergi dengan pemerintah pusat: Koordinasi ini mencerminkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun sinergi dengan pemerintah pusat untuk pemerataan pembangunan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.