Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd., M.Si., melakukan audiensi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk memperjuangkan pemulihan infrastruktur pascabencana di Kabupaten Gayo Lues. Pertemuan ini bertujuan untuk menyampaikan usulan kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) serta program prioritas pembangunan infrastruktur.
Bupati menegaskan bahwa percepatan pemulihan infrastruktur sangat mendesak untuk menggerakkan roda perekonomian daerah. Fokus utama meliputi perbaikan jalan, penyediaan air bersih, dan penguatan sistem irigasi yang menjadi tulang punggung sektor pertanian masyarakat.
Fokus Utama Pemulihan Infrastruktur
- Perbaikan dan pengembangan infrastruktur jalan untuk memperlancar akses transportasi.
- Penyediaan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
- Penguatan sistem irigasi untuk mendukung sektor pertanian.
Sumber Pendanaan
- Dana Alokasi Khusus (DAK): Pemerintah daerah diminta menyiapkan readiness criteria melalui aplikasi Linear.
- Program Instruksi Presiden (Inpres): Pemerintah daerah diharapkan menyampaikan usulan secara langsung kepada kementerian teknis.
Langkah strategis ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Gayo Lues pascabencana.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.