Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, mengumumkan penurunan angka kemiskinan di wilayahnya dari 15,32% pada tahun 2024 menjadi 13,30% pada tahun 2025. Penurunan ini berarti 2.970 jiwa telah keluar dari garis kemiskinan dalam kurun waktu satu tahun. Safaruddin menyampaikan hal ini dalam sambutannya pada Upacara HUT Ke-24 Kabupaten Abdya di Lapangan Persada, Gampong Keude Siblah, Kecamatan Blangpidie.
Meskipun pencapaian ini patut diapresiasi, Safaruddin menekankan bahwa ini bukan alasan untuk berpuas diri. Pemerintah Abdya menargetkan angka kemiskinan turun 1 digit per tahun atau di bawah 10% dalam empat tahun ke depan. Ia juga mengajak masyarakat untuk melihat perjalanan pembangunan dengan lebih jernih dan bersabar.
Upaya Pemerintah Abdya
- Infrastruktur: Pembangunan dan pelebaran jalan baru.
- Kesehatan: Pembangunan 5 puskesmas pembantu, pengadaan 3 ambulans tambahan, pemuktahiran peralatan rekam medis elektronik, pembukaan Poli Jantung, dan penyediaan Rumah Singgah Sigupai di Banda Aceh.
Harapan dan Tantangan
Safaruddin memahami bahwa masyarakat hidup di zaman yang serba cepat, di mana informasi dan reaksi bergerak dengan cepat. Ia berharap masyarakat bersabar dan melihat pembangunan dengan lebih adil, sambil terus mengawasi dan memberi masukan. Pemerintah juga harus siap diawasi, karena pengawasan publik adalah bagian dari upaya memperbaiki pemerintahan.
Keterbukaan Informasi
Safaruddin menekankan pentingnya keterbukaan informasi publik sebagai amanat penerapan tata kelola pemerintahan. Pemerintah harus menjawab tuntutan zaman dengan data yang lebih rapi, komunikasi yang lebih jujur, pelayanan yang lebih terbuka, dan akuntabilitas yang lebih nyata.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.