Bupati Aceh Barat, Tarmizi SP, meminta seluruh anggota DPRK untuk mengalihkan sebagian dana pokok pikiran (pokir) guna mendukung pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat kurang mampu. Permintaan ini disampaikan dalam sambutan penutupan sidang paripurna DPRK terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025, Kamis (9/4/2026), di gedung DPRK Meulaboh.
Tarmizi menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif dalam menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terkait hunian yang layak. Ia menilai dana pokir yang dimiliki setiap anggota DPRK dapat diarahkan untuk program yang lebih menyentuh langsung kepentingan rakyat.
Program Rumah Layak Huni
- Target 25 unit rumah pada tahun 2027, dengan setiap anggota DPRK berkontribusi satu unit.
- Program ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Aceh Barat.
- Bupati Tarmizi menyampaikan apresiasi kepada anggota DPRK yang telah lebih dulu mengusulkan pembangunan rumah layak huni melalui dana pokir pada tahun anggaran 2025 dan 2026.
Koordinasi dan Transparansi
- Pemerintah daerah akan melakukan koordinasi lanjutan dengan DPRK guna memastikan pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
- Proses penentuan penerima manfaat akan dilakukan secara transparan agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
Melalui kolaborasi ini, pemerintah berharap pembangunan rumah layak huni dapat berlangsung secara berkelanjutan. Selain meningkatkan kualitas hidup masyarakat, program ini juga diharapkan mampu memperkuat upaya pengentasan kemiskinan di Aceh Barat secara menyeluruh.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.