Kabel optik yang semrawut di berbagai sudut Kota Banda Aceh tidak hanya merusak keindahan kota tetapi juga mengancam keselamatan warga. Beberapa warga melaporkan pernah tersangkut kabel saat melintas, bahkan ada yang mengalami luka akibat terjerat jaringan yang tidak tertata dengan baik.
Masalah ini tidak hanya soal estetika, tetapi juga menyangkut lemahnya pengawasan dan potensi pelanggaran aturan dalam pembangunan infrastruktur telekomunikasi.
Dampak dan Risiko
- Kabel yang menggantung rendah berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor.
- Tiang jaringan yang ditanam tanpa izin di area milik warga menunjukkan adanya pelanggaran prosedur perizinan.
- Kondisi ini merusak citra kota yang seharusnya tampil tertib dan representatif.
Solusi yang Diusulkan
- Menata ulang jalur kabel agar lebih terorganisir.
- Menanam jaringan kabel di bawah tanah untuk menghilangkan gangguan visual dan meminimalkan risiko kecelakaan.
- Meningkatkan ketinggian tiang penyangga agar kabel tidak lagi menggantung rendah.
Penataan yang baik akan membawa dampak ganda, mulai dari meningkatkan keamanan sekaligus mengembalikan keindahan Kota Banda Aceh.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.