Timeline Aceh
ajnn.net
ajnn.net

Pelajar Aceh Utara Seberangi Sungai Pakai Rakit demi Sekolah

8 jam yang lalu

Pelajar di Kecamatan Sawang, Aceh Utara, terpaksa menyeberangi sungai menggunakan rakit setelah jembatan dan jalan penghubung putus akibat banjir besar pada akhir tahun lalu. Akses yang terputus menghubungkan sejumlah gampong, seperti Lhok Cut, Kubu, Blang Cut, dan Gunci, menuju pusat kecamatan. Para pelajar harus mengeluarkan biaya tambahan sebesar Rp 10 ribu per hari untuk menggunakan rakit pulang-pergi ke sekolah.

Zuraini (19), salah satu pelajar, mengaku harus menggunakan rakit setiap hari untuk menyeberangi Krueng Sawang agar dapat bersekolah di SMA Negeri 1 Sawang. Ia berharap pemerintah segera memperbaiki akses jalan serta membangun jembatan permanen untuk memudahkan aktivitas warga, khususnya pelajar.

Kondisi Akses Pendidikan

  • Jembatan dan jalan penghubung putus akibat banjir besar.
  • Warga memanfaatkan rakit sederhana berbahan papan kayu yang dipasang di atas perahu karet bantuan kepolisian.
  • Pelajar harus mengeluarkan biaya tambahan sebesar Rp 10 ribu per hari untuk menggunakan rakit.
  • Kondisi jalan yang ekstrem dan licin saat hujan menambah risiko keselamatan.

Harapan Pelajar

  • Zuraini berharap pemerintah segera memperbaiki akses jalan dan membangun jembatan permanen.
  • Pelajar mengeluhkan kondisi jalan yang ekstrem dan licin saat hujan, yang sering menyebabkan mereka terjatuh dan cedera.
Pelajar Aceh Utara Seberangi Sungai Pakai Rakit demi Sekolah
0123456789