Bupati Aceh Barat Daya, Safaruddin, menyampaikan tantangan dan prioritas pembangunan di tahun pertama kepemimpinannya. Dalam sambutannya pada Upacara HUT Ke-24 Kabupaten Abdya, ia menekankan pentingnya efisiensi anggaran dan inovasi untuk mengatasi keterbatasan fiskal daerah.
Safaruddin mengungkapkan bahwa pemerintah daerah bekerja dalam situasi yang tidak mudah, dengan kewajiban lama yang harus diselesaikan dan tuntutan masyarakat yang tinggi. Ia juga menyoroti pentingnya memperkuat pendapatan asli daerah (PAD) dan tidak hanya mengandalkan dana transfer dari pusat.
Tantangan dan Prioritas
- Efisiensi Anggaran: Pemerintah daerah harus cermat dan disiplin dalam menentukan prioritas pembangunan.
- Inovasi dan Kolaborasi: Diperlukan keberanian untuk berinovasi, menjemput peluang, dan membangun kolaborasi.
- Pembayaran Hak Gampong: Hak-hak gampong, termasuk bagi hasil pajak dan retribusi, telah dibayarkan.
- Optimisme Masyarakat: Masyarakat diharapkan tetap optimis dan percaya bahwa situasi yang terbatas bisa dicukupkan.
Dampak Jangka Panjang
Dengan pembenahan keuangan daerah, ruang gerak pemerintah untuk menjaga pelayanan dan menjalankan program prioritas menjadi lebih kuat. Safaruddin berharap bahwa kerja keras selama setahun ini akan membawa hasil yang lebih baik bagi masyarakat Aceh Barat Daya.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.