Dinas Pangan Aceh berhasil melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) tahap pertama di empat kabupaten, yaitu Lhokseumawe, Aceh Barat, Aceh Tengah, dan Aceh Tamiang. Warga, terutama ibu-ibu, antusias membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibanding pasaran. Paket berisi beras, minyak goreng, gula pasir, dan telur dijual seharga Rp156.000.
Kegiatan ini merupakan respons terhadap inflasi di Aceh yang mencapai 6,94%, dengan Aceh Tengah mencatat inflasi tertinggi sebesar 8,44%. Dinas Pangan memberikan subsidi harga untuk komoditas pokok strategis, seperti beras premium disubsidi Rp6.000/Kg, minyak goreng disubsidi Rp6.000/liter, gula pasir disubsidi Rp6.000/Kg, dan telur ayam ras disubsidi Rp12.000/papan.
Dampak dan Rencana Kedepan
- GPM akan diintensifkan menjadi dua kali dalam sebulan untuk memastikan ketersediaan pangan dan stabilitas harga.
- Tahap kedua dijadwalkan berlangsung pada tanggal 21 hingga 28 April 2026.
- Kota Banda Aceh akan menjadi lokasi GPM berikutnya pada 14 April 2026 di Masjid Jami Kopelma Universitas Syiah Kuala (USK).
- Masyarakat diharapkan memanfaatkan momentum tahap kedua dengan membawa fotokopi KTP sebagai persyaratan administrasi.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.