Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Selatan bersama jajaran Polres Aceh Selatan dan Kodim 0107/Aceh Selatan mengikuti Zoom Meeting Analisis dan Evaluasi (Anev) situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Sitkamtibmas) yang dipimpin oleh Kapolri, Listyo Sigit Prabowo. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa (24/3/2026) dan difokuskan pada pemantauan situasi keamanan menjelang dan selama momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, termasuk pengamanan arus mudik serta kesiapan pengelolaan destinasi wisata di daerah.
Aceh Selatan memiliki 95 objek wisata yang tersebar di 18 kecamatan. Pada libur Lebaran tahun ini, tercatat 11 destinasi wisata favorit yang menjadi tujuan utama masyarakat, di antaranya objek wisata Tapak Tuan, Pantai Cemara Indah, Pantai Gunung Terbang, serta sejumlah pantai dan pemandian lainnya di wilayah Labuhanhaji, Meukek, Sawang, dan Bakongan.
Upaya Pengamanan dan Pengelolaan Wisata
-
Lonjakan pengunjung terjadi pada hari kedua dan ketiga Lebaran, yakni 22–23 Maret 2026, dan hingga hari keempat Lebaran (24 Maret 2026) arus kunjungan masih terus berlangsung. Diperkirakan pergerakan wisatawan akan berlanjut hingga masa arus balik pada 28–29 Maret 2026.
-
Kabid Pengembangan Destinasi dan Industri Wisata, Syairul Bansi, menyampaikan bahwa pengembangan kawasan wisata, khususnya destinasi legenda Tapaktuan, terus dilakukan dengan tetap menjaga kelestarian nilai historis dan kesakralannya. Pemerintah juga tengah mempersiapkan pelaksanaan agenda TA DOKA 2026.
-
Pihak Dinas Pariwisata telah memasang panji atau bendera berwarna merah, kuning, dan putih di sepanjang tebing kawasan Tapaktuan. Warna-warna tersebut melambangkan keberanian, kebangsawanan, dan kesucian, yang erat kaitannya dengan simbol kehormatan dalam tradisi Nusantara.
-
Upaya lain yang dilakukan adalah pemasangan spanduk imbauan dan larangan di sejumlah titik objek wisata. Pengunjung diimbau untuk tidak turun ke area tebing Tapaktuan serta selalu menjaga kebersihan dengan membuang sampah pada tempatnya.
-
Kabagops Polres Aceh Selatan, AKP Andria Hariza Nugraha, menekankan pentingnya peningkatan aspek keselamatan, khususnya dengan meninggikan pagar pengaman di sekitar tebing guna mencegah risiko kecelakaan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKorban banjir Aceh khawatir, ajukan gugatan administratif PTUN
Korban bencana sumatera melalui tim advokasi dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengajukan gugatan tindak administrasi pemerintah ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jak
Warga Aceh Khawatir Utang RSUDZA Rp 392 Miliar Ancam Layanan
"Kita punya beban utang cukup besar. Ini menyangkut manajemen. Terhadap beban yang sudah ada, bagaimana menutupinya?" kata anggota Pansus
Warga Aceh Penasar Bagaimana Indeks Demokrasi Naik Jadi 83,43
Pemerintah Aceh mencatat capaian signifikan dalam pengukuran Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) tahun 2025.
: Pasien Kronis di Aceh Tanpa Batas Desil untuk Obat Wait we need Title only, not include colon. The Title field should be string. We'll put: "Pasien Kronis di Aceh Tanpa Batas Desil untuk Obat" But 1
Pemerintah Aceh menegaskan seluruh rumah sakit di Aceh wajib menerima dan melayani pasien tanpa adanya pembatasan desil (status ekonomi), terutama mereka yang menderita penyakit katastropik


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.