Dinas Perhubungan (Dishub) Aceh Barat akan menindak tegas sopir kendaraan angkutan barang yang parkir liar di jalan lintas Meulaboh–Banda Aceh. Praktik parkir liar ini kerap memicu kemacetan dan membahayakan pengguna jalan, terutama di sekitar Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh.
Kepala Bidang Angkutan dan Lalu Lintas Dishub Aceh Barat, Rafiansah, menyatakan bahwa kendaraan yang sering parkir sembarangan antara lain truk pengangkut crude palm oil (CPO), kelapa sawit, hingga mobil tangki bahan bakar minyak (BBM). Meskipun pemerintah telah menyediakan terminal khusus untuk kendaraan angkutan barang, banyak sopir yang tidak mematuhi aturan dan memilih parkir di badan jalan.
Dampak Parkir Liar
- Kemacetan: Parkir liar di jalan lintas Meulaboh–Banda Aceh menyebabkan kemacetan, terutama di sekitar Masjid Agung Baitul Makmur.
- Bahaya: Parkir liar membahayakan pengguna jalan, termasuk pejalan kaki dan pengendara lainnya.
- Pelanggaran Aturan: Sopir yang parkir liar melanggar ketentuan lalu lintas yang telah ditetapkan.
Langkah Penindakan
- Patroli Malam: Dishub Aceh Barat melakukan patroli malam untuk menindak sopir yang parkir liar.
- Sanksi: Kendaraan dan sopir yang melanggar akan ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.
- Penertiban: Dishub terus melakukan penertiban di sejumlah titik rawan parkir liar.
Masyarakat diimbau untuk tidak membayar pungutan parkir yang tidak resmi dan melaporkan praktik parkir liar kepada pihak berwenang.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.