Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Simeulue memasang papan informasi bahaya buaya di Desa Bulu Hadek, Kecamatan Teluk Dalam. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi interaksi negatif dengan buaya.
Papan informasi berisi beberapa himbauan penting bagi pemancing, wisatawan, dan nelayan. Mereka diimbau untuk berkoordinasi dengan warga setempat terkait keamanan lokasi, menghindari masuk ke perairan yang tidak diketahui keberadaan buayanya, dan tidak menurunkan anggota tubuh ke dalam air saat berperahu.
Himbauan Penting
- Berkoordinasi dengan warga setempat sebelum beraktivitas di lokasi.
- Hindari masuk ke perairan yang tidak diketahui keberadaan buayanya.
- Jangan membuang bangkai binatang atau sampah rumah tangga di sungai.
- Laporkan segera jika menemukan buaya kepada TNI, Polri, atau aparatur desa.
Selain pemasangan papan informasi, DKP Simeulue juga melakukan sosialisasi penanganan mitigasi konflik satwa liar dengan manusia. Sosialisasi ini dilakukan berdasarkan surat edaran terkait penanganan konflik antara satwa liar, khususnya buaya, dengan manusia di Kabupaten Simeulue.
Langkah ini diambil setelah sebelumnya terjadi serangan buaya terhadap manusia di wilayah tersebut. DKP Simeulue mengimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.