Dua dosen Fakultas Ekonomi Universitas Almuslim, Bireuen, berhasil meraih pendanaan Program Bantuan Riset dan Inovasi untuk Indonesia Maju (BIMA) Tahun 2026. Pendanaan ini difokuskan untuk penguatan UMKM di Aceh yang sedang dalam fase pemulihan pascabencana.
Kedua dosen tersebut, Al Mahfud Saputra dan Syarifah Maihani, masing-masing mengangkat topik penelitian yang relevan dengan kebutuhan UMKM lokal. Al Mahfud Saputra akan meneliti strategi transformasi digital UMKM, sementara Syarifah Maihani fokus pada pemberdayaan pelaku UMKM perempuan.
Fokus Penelitian
- Strategi Transformasi Digital: Al Mahfud Saputra akan merumuskan strategi adaptif berbasis digital untuk memperkuat ketahanan UMKM dalam menghadapi dinamika pascabencana.
- Pemberdayaan UMKM Perempuan: Syarifah Maihani akan memberikan pendampingan terstruktur yang mencakup aspek produksi, pemasaran digital, dan pengelolaan usaha secara berkelanjutan.
Harapan dan Kontribusi
- Meningkatkan Daya Saing: Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing dan loyalitas pelanggan UMKM di Aceh.
- Kontribusi Nyata: Kedua dosen berharap penelitian mereka dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung penguatan UMKM di Aceh agar lebih tangguh dan adaptif.
Dengan adanya pendanaan ini, diharapkan UMKM di Aceh dapat lebih siap menghadapi tantangan pascabencana dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.