Dua putra asli Aceh, Brigjen TNI Mahesa Fitriadi dan Brigjen TNI Ali Imran, resmi dilantik sebagai pejabat strategis di Kodam Iskandar Muda. Mereka akan memimpin Kapok Sahli dan Danrindam, menggantikan pejabat lama yang dipindahkan ke tugas baru. Acara sertijab dipimpin oleh Pangdam IM Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo di Aula Gedung Malahayati, Banda Aceh, Sabtu (11/4/2026).
Pangdam IM menekankan bahwa rotasi jabatan ini bertujuan untuk menjaga kesinambungan kepemimpinan dan meningkatkan kualitas kinerja satuan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi mereka selama bertugas di Kodam Iskandar Muda.
Detail Jabatan Baru
- Brigjen TNI Mahesa Fitriadi: Dilantik sebagai Kapok Sahli, menggantikan Brigjen TNI Bambang Sulistyo Hery.
- Brigjen TNI Ali Imran: Dilantik sebagai Danrindam Iskandar Muda, menggantikan Brigjen TNI Hasandi Lubis.
Latar Belakang
- Brigjen TNI Mahesa Fitriadi: Lahir di Kota Bakti, Sigli, Pidie, pada 28 Oktober 1973.
- Brigjen TNI Ali Imran: Lahir di Banda Aceh pada 9 Juni 1978, putra pasangan M Yusuf Syah dan Rohani.
Pesan Pangdam IM
Pangdam IM mengajak seluruh prajurit dan PNS di jajaran Kodam Iskandar Muda untuk terus menjaga loyalitas, disiplin, profesionalisme, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan negara. Acara sertijab berlangsung dengan penuh kehangatan dan kebersamaan, mencerminkan soliditas dan komitmen bersama dalam mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat di wilayah Kodam Iskandar Muda.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.