News
Warga Langsa Desak Kejaksaan Usut Korupsi dan Awasi Bantuan Banjir
3 jam yang lalu
Aliansi warga yang tergabung dalam Gerakan Bersama Rakyat Anti Korupsi (GEBRAK) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Negeri Langsa, Rabu 8 April 2026. Massa menuntut penanganan dugaan korupsi dan pengawasan bantuan banjir yang dinilai lambat dan tidak transparan.
Aksi berlangsung panas dengan pembakaran ban bekas sebagai simbol kemarahan. Koordinator aksi, Wahyu Ramadhana, menuntut Kejari Langsa turun langsung mengawasi penyaluran bantuan banjir dan menuntaskan kasus dugaan korupsi pengadaan TIK di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa.
Tuntutan Massa
- Pengawasan ketat penyaluran bantuan banjir untuk mencegah penyimpangan.
- Penyelesaian kasus dugaan korupsi pengadaan TIK di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa.
- Transparansi penanganan dugaan penyimpangan dana DID dan persoalan alat berat excavator di Aceh Timur.
Massa menegaskan akan kembali turun dengan jumlah lebih besar jika tuntutan tidak ditindaklanjuti. Aksi berlangsung tertib di bawah pengawalan ketat personel Polres Langsa dan Satpol PP Kota Langsa.
