Aliansi warga yang tergabung dalam Gerakan Bersama Rakyat Anti Korupsi (GEBRAK) menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Kejaksaan Negeri Langsa, Rabu 8 April 2026. Massa menuntut penanganan dugaan korupsi dan pengawasan bantuan banjir yang dinilai lambat dan tidak transparan.
Aksi berlangsung panas dengan pembakaran ban bekas sebagai simbol kemarahan. Koordinator aksi, Wahyu Ramadhana, menuntut Kejari Langsa turun langsung mengawasi penyaluran bantuan banjir dan menuntaskan kasus dugaan korupsi pengadaan TIK di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa.
Tuntutan Massa
- Pengawasan ketat penyaluran bantuan banjir untuk mencegah penyimpangan.
- Penyelesaian kasus dugaan korupsi pengadaan TIK di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Langsa.
- Transparansi penanganan dugaan penyimpangan dana DID dan persoalan alat berat excavator di Aceh Timur.
Massa menegaskan akan kembali turun dengan jumlah lebih besar jika tuntutan tidak ditindaklanjuti. Aksi berlangsung tertib di bawah pengawalan ketat personel Polres Langsa dan Satpol PP Kota Langsa.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.