Tradisi meugang menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Bireuen mulai terasa sejak pagi. Aktivitas jual beli daging tampak ramai, meski harga masih bertahan di kisaran Rp 180 ribu per kilogram. Di kawasan jalan eks rel kereta api, Gampong Bandar Bireuen, para pedagang sudah menempati lapak sejak dini hari.
Warga mulai berdatangan sekitar pukul 07.30 WIB, namun pembelian terlihat masih dalam jumlah terbatas, umumnya satu hingga dua kilogram per orang. Selain daging sapi, sejumlah pedagang juga menawarkan ikan, udang, hingga ayam.
Harga Daging Meugang di Bireuen
- Daging sapi segar: Rp 180 ribu per kilogram
- Tulang iga atau rusuk: Rp 100 ribu hingga Rp 120 ribu per kilogram
- Babat: Rp 50 ribu per kilogram
- Tulangan: Rp 120 ribu per kilogram
- Hati dan jantung: Rp 100 ribu per kilogram
Tradisi meugang memang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari masyarakat Bireuen setiap menjelang hari besar keagamaan. Meski harga tergolong tinggi, tradisi meugang tetap berjalan. Bagi masyarakat, momen ini bukan sekadar membeli daging, tetapi juga bagian dari kebersamaan menjelang hari raya.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua Berita:Petani Garam Lancok Khawatir, Penghasilan Rosak Akibat Banjir 42 Dapur
ACEH UTARA - Puluhan petani garam tradisional terdampak banjir besar di Gampong Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, hingga kini luput dari...
Empati Warga Kembang Tanjong Pada Jalan Inpres Rp24 Miliar di Aceh
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah (Dek Fadh), meninjau pembangunan jalan Inpres di Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie senilai Rp 24 miliar.
Enam bulan di tenda, tiga keluarga Bireiu menunggu hunian","PublicImpact":85,"Credibility":80,"Urgency":80,"Evidence":60,"LongTermValue":70,"Education":65,"FinalScore":78,"Summary":"Enam bulan setelah
BIREUEN — Air mata Fitriani tak lagi bisa ditahan. Sudah enam bulan ia bersama suami dan dua anaknya bertahan hidup di bawah tenda darurat...
Warga Aceh khawatir, minta evaluasi sistem daycare setelah kasus kekerasan
BANDA ACEH – Direktur Eksekutif Flower Aceh, Riswati, mendesak evaluasi total terhadap sistem daycare di Aceh, mulai dari perlindungan anak,...


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.