Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Aceh mengalami penurunan tajam dalam beberapa hari terakhir. Menurut APKASINDO, harga rata‑rata petani swadaya turun dari kisaran Rp 3.220 per kilogram menjadi Rp 2.520 per kilogram, sementara di beberapa pabrik kelapa sawit (PKS) harga mencatat angka terendah Rp 2.000 per kilogram hingga Ahad, 24 Mei 2026.
Penurunan ini terjadi hampir segera setelah pidato presiden dalam Sidang Paripurna DPR RI yang menyoroti rencana pemerintah untuk mengelola ekspor komoditas sumber daya alam melalui badan usaha milik negara (BUMN). Para petani swadaya melaporkan dampak langsung pada pembelian TBS mereka, sementara aktivitas pembelian di PKS masih berjalan normal tanpa pembatasan kuota.
Penanggapan Industri dan Petani
- Harga TBS sebelum penurunan: Rp 3.220/kg; setelah penurunan: Rp 2.520/kg.
- Harga terendah yang dilaporkan di PKS: Rp 2.000/kg (24 Mei 2026).
- Penurunan harga crude palm oil (CPO) di KPBN Belawan: turun sekitar Rp 2.000/kg ke level Rp 12.550/kg (21 Mei 2026).
- APKASINDO menyatakan respons pasar lebih cepat daripada ketegasan regulasi.
- Organisasi petani menuntut mekanisme perlindungan harga dan sistem transparan dalam kebijakan ekspor.
- Aktivitas pembelian TBS di Aceh tetap normal; puluhan PKS terus menerima pasokan tanpa kuota atau penghentian operasi.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.