Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh telah menetapkan kenaikan harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit untuk periode pertama April 2026. Kenaikan ini sebesar Rp 250 per kilogram untuk petani Mitra Plasma dan Rp 237 per kilogram untuk petani Mitra Swadaya. Namun, kenaikan harga ini tidak diikuti oleh beberapa Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Aceh, khususnya di Nagan Raya.
Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit-Indonesia (Apkasindo) Aceh, Netap Ginting, menyatakan bahwa 14 PKS di Nagan Raya membeli TBS dengan harga hanya Rp 2.900 per kilogram, jauh di bawah harga ketetapan pemerintah. Hal ini dianggap sebagai bentuk pembangkangan hukum yang merugikan petani sawit.
Dampak terhadap Petani Sawit
- Petani sawit di Aceh merasa dirugikan karena harga jual TBS yang rendah.
- Selisih harga antara ketetapan pemerintah dan harga beli PKS mencapai Rp 950 per kilogram.
- Kesejahteraan petani sawit terancam akibat praktik ini.
Tuntutan dan Langkah Selanjutnya
- Apkasindo Aceh meminta Satgas Harga TBS untuk melakukan inspeksi ke seluruh PKS di Aceh.
- Gubernur Aceh didesak untuk memberikan sanksi administratif kepada PKS yang tidak mematuhi regulasi harga.
- Perlindungan terhadap petani sawit Aceh harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.