Pemerintah Aceh melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 2 Tahun 2026 membatasi Jaminan Kesehatan Aceh (JKA). Kebijakan ini ditentang keras oleh HMI Cabang Meulaboh, yang menyebutnya sebagai pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) dan pengkhianatan terhadap semangat perdamaian Aceh.
Wahyudi, Ketua Bidang HAM dan Lingkungan Hidup HMI Cabang Meulaboh, menegaskan bahwa JKA adalah simbol keberpihakan negara kepada rakyat Aceh pasca-konflik. Membatasi aksesnya sama saja dengan meruntuhkan kepercayaan publik terhadap janji kesejahteraan dalam MoU Helsinki.
Tuntutan HMI Meulaboh
- Cabut Pergub Nomor 2 Tahun 2026 dalam waktu paling lambat 30 hari.
- Kembalikan JKA sebagai jaminan kesehatan universal tanpa diskriminasi desil ekonomi.
- Libatkan publik dan civil society dalam setiap kebijakan strategis Aceh.
Jika tuntutan ini diabaikan, HMI Meulaboh menyatakan akan menggerakkan resistensi sosial dan mengkaji langkah hukum. "Jangan coba-coba mempermainkan hak hidup rakyat. Pemerintah hadir untuk melindungi, bukan membatasi," pungkas Wahyudi.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.