Simeulue, sebuah pulau terpencil di provinsi Aceh, menghadapi hambatan signifikan dalam mengakses layanan kesehatan rujukan. Warga yang dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) di Banda Aceh harus menempuh perjalanan laut yang memakan jam-jam, sering kali membutuhkan penginapan sementara di kota sebelum mendapatkan penanganan medis.
Anggota DPRA Ihya Ulumuddin menyoroti kondisi ini podczas kunjungan Panitia Khusus LKPJ DPRA bersama manajemen RSUDZA, dan mendesak percepatan pembangunan rumah sakit regional di Aceh Barat sebagai solusi jangka panjang.
Kebutuhan akan Rumah Sakit Regional di Aceh Barat
- Jam-jam perjalanan laut dan darat diperlukan untuk sampai ke RSUDZA Banda Aceh dari Simeulue
- Banyak pasien harus mencari penginapan sementara di Banda Aceh selama menunggu layanan rujukan
- Pembangunan rumah sakit regional di Kabupaten Aceh Barat direncanakan untuk mengurangi kepadatan pasien di RSUDZA
- Akses kesehatan yang lebih dekat akan menurunkan biaya transportasi dan meningkatkan ketepatan penanganan medis
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKorban banjir Aceh khawatir, ajukan gugatan administratif PTUN
Korban bencana sumatera melalui tim advokasi dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengajukan gugatan tindak administrasi pemerintah ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jak
Warga Aceh Khawatir Utang RSUDZA Rp 392 Miliar Ancam Layanan
"Kita punya beban utang cukup besar. Ini menyangkut manajemen. Terhadap beban yang sudah ada, bagaimana menutupinya?" kata anggota Pansus
Warga Aceh Penasar Bagaimana Indeks Demokrasi Naik Jadi 83,43
Pemerintah Aceh mencatat capaian signifikan dalam pengukuran Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) tahun 2025.
: Pasien Kronis di Aceh Tanpa Batas Desil untuk Obat Wait we need Title only, not include colon. The Title field should be string. We'll put: "Pasien Kronis di Aceh Tanpa Batas Desil untuk Obat" But 1
Pemerintah Aceh menegaskan seluruh rumah sakit di Aceh wajib menerima dan melayani pasien tanpa adanya pembatasan desil (status ekonomi), terutama mereka yang menderita penyakit katastropik


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.