Pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan menetapkan kenaikan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit untuk periode 8 hingga 21 April 2026. Kenaikan ini berlaku untuk petani sawit mitra plasma dan mitra swadaya di seluruh wilayah Aceh, dengan harga tertinggi mencapai Rp 3.850 per kilogram untuk tanaman berusia 10-20 tahun.
Namun, Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Aceh, Netap Ginting, mengungkapkan bahwa beberapa pabrik kelapa sawit (PKS) di Kabupaten Nagan Raya masih membeli TBS di bawah harga yang ditetapkan, yaitu hanya Rp 2.900 per kilogram. Hal ini dinilai sangat merugikan petani dan bertentangan dengan kebijakan pemerintah.
Rincian Harga TBS Sawit di Aceh
- Wilayah Timur: Harga untuk tanaman berusia 10-20 tahun adalah Rp 3.852 per kg, sementara untuk mitra swadaya berkisar antara Rp 3.410 hingga Rp 3.537 per kg tergantung komposisi tenera.
- Wilayah Barat: Harga untuk tanaman berusia 10-20 tahun adalah Rp 3.786 per kg, sementara untuk mitra swadaya berkisar antara Rp 3.352 hingga Rp 3.477 per kg.
Dampak dan Respons
- Apkasindo Aceh mengecam praktik PKS yang membeli TBS di bawah harga yang ditetapkan dan meminta sanksi dari pemerintah.
- Kenaikan harga ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani sawit di Aceh, terutama bagi petani mitra plasma yang memiliki tanaman berusia produktif.
- Pemerintah Aceh diharapkan dapat mengawasi dan menindak tegas PKS yang tidak mematuhi kebijakan harga yang telah ditetapkan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.