News
Harga TBS Sawit Aceh Naik, Petani Plasma Dapat Rp 3.850 per Kg
19 jam yang lalu
Pemerintah Aceh melalui Dinas Pertanian dan Perkebunan menetapkan kenaikan harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit untuk periode 8 hingga 21 April 2026. Kenaikan ini berlaku untuk petani sawit mitra plasma dan mitra swadaya di seluruh wilayah Aceh, dengan harga tertinggi mencapai Rp 3.850 per kilogram untuk tanaman berusia 10-20 tahun.
Namun, Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo) Aceh, Netap Ginting, mengungkapkan bahwa beberapa pabrik kelapa sawit (PKS) di Kabupaten Nagan Raya masih membeli TBS di bawah harga yang ditetapkan, yaitu hanya Rp 2.900 per kilogram. Hal ini dinilai sangat merugikan petani dan bertentangan dengan kebijakan pemerintah.
Rincian Harga TBS Sawit di Aceh
- Wilayah Timur: Harga untuk tanaman berusia 10-20 tahun adalah Rp 3.852 per kg, sementara untuk mitra swadaya berkisar antara Rp 3.410 hingga Rp 3.537 per kg tergantung komposisi tenera.
- Wilayah Barat: Harga untuk tanaman berusia 10-20 tahun adalah Rp 3.786 per kg, sementara untuk mitra swadaya berkisar antara Rp 3.352 hingga Rp 3.477 per kg.
Dampak dan Respons
- Apkasindo Aceh mengecam praktik PKS yang membeli TBS di bawah harga yang ditetapkan dan meminta sanksi dari pemerintah.
- Kenaikan harga ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani sawit di Aceh, terutama bagi petani mitra plasma yang memiliki tanaman berusia produktif.
- Pemerintah Aceh diharapkan dapat mengawasi dan menindak tegas PKS yang tidak mematuhi kebijakan harga yang telah ditetapkan.
