Investor asal Australia, PT Alqudsi Agri Aceh, menunjukkan minat untuk berinvestasi di sektor peternakan dan pengolahan daging di Aceh Besar. Pertemuan antara Bupati Aceh Besar, Muharram Idris, dengan investor ini menandai langkah awal penjajakan investasi berskala internasional di bidang tersebut.
Bupati Muharram Idris menekankan bahwa investasi ini diharapkan dapat membuka lapangan kerja baru dan memperkuat koperasi pertanian lokal, sehingga berdampak langsung pada penurunan angka pengangguran. Ia juga menyoroti potensi sumber daya alam di Aceh Besar dan keunggulan strategis seperti Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda dan Pelabuhan Krueng Raya.
Potensi dan Komitmen Investasi
- PT Alqudsi Agri Aceh merupakan bagian dari Alqudsi Agri Group yang dikenal dengan sistem agribisnis terintegrasi, mulai dari budidaya sorgum, peternakan sapi dan domba, hingga pengolahan dan distribusi produk daging.
- CEO Alqudsi Agri Group, Syed Ghazaly Alqudsi, memastikan bahwa seluruh proses investasi akan mengikuti regulasi yang berlaku dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
- Investasi ini diharapkan dapat memperkuat sektor peternakan dan pengolahan daging di Aceh Besar, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.