Pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional Blang Bintang di Aceh Besar akan segera dimulai tahun ini. Proyek ini diharapkan menjadi solusi konkret untuk mengatasi kondisi darurat sampah di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar yang telah lama belum terselesaikan.
Anggota Komisi V DPR RI, Irmawan, memastikan bahwa pembangunan TPA regional akan mulai direalisasikan dengan anggaran sekitar Rp420 miliar. Proyek ini ditargetkan mulai berproses pada pertengahan tahun, dengan rencana kontrak pekerjaan pada Juli mendatang.
Solusi Jangka Panjang
- Anggaran besar: Proyek ini memiliki nilai anggaran sekitar Rp420 miliar dan diperkirakan membutuhkan waktu pengerjaan bertahap selama beberapa tahun.
- Teknologi modern: TPA Regional Blang Bintang akan menggunakan teknologi Refuse Derived Fuel (RDF) untuk mengolah hingga 350 ton sampah per hari menjadi bahan bakar industri.
- Koordinasi pemerintah: Pembangunan ini melibatkan koordinasi antara pemerintah pusat, Pemerintah Kota Banda Aceh, dan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.
Dampak dan Harapan
- Mengatasi darurat sampah: TPA Gampong Jawa yang saat ini digunakan dinilai sudah tidak mampu menampung volume sampah dan seharusnya segera ditutup.
- Meningkatkan kualitas lingkungan: Proyek ini diharapkan dapat mengakhiri persoalan penumpukan sampah dan meningkatkan kualitas lingkungan serta pelayanan publik di wilayah tersebut.
- Peningkatan infrastruktur: Pemerintah Kota Banda Aceh juga mendorong pembangunan infrastruktur pendukung, termasuk akses jalan menuju fasilitas pengolahan sampah dengan konstruksi beton agar lebih tahan lama dan mendukung operasional.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.