Sebanyak 360 jamaah haji dari Kabupaten Bireuen akan berangkat ke Tanah Suci dalam dua kloter pada Mei 2026. Kloter 5 BTJ dengan 148 jamaah akan berangkat pada 8 Mei 2026 dini hari, sementara kloter 8 BTJ dengan 212 jamaah akan berangkat pada 12 Mei 2026 pagi.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Bireuen, H. Sulaimannur, S.Ag, mengungkapkan jadwal ini dalam pertemuan pembekalan bagi ketua regu dan ketua rombongan jamaah haji di Masjid Badrussalam, Cot Gapu, Bireuen.
Jadwal Keberangkatan
- Kloter 5 BTJ: Berangkat dari Bireuen pada 8 Mei 2026 dini hari, masuk asrama haji pada 9 Mei 2026, dan terbang ke Tanah Suci pada 10 Mei 2026.
- Kloter 8 BTJ: Berangkat dari Bireuen pada 12 Mei 2026 pagi, masuk asrama haji pada 12 Mei 2026 siang, dan terbang ke Tanah Suci pada 13 Mei 2026.
Persiapan Jamaah
- Jamaah diharapkan menjaga kesehatan agar kondisi fisik tetap prima saat di Tanah Suci.
- Memperdalam pengetahuan ibadah haji untuk mencapai haji mabrur.
- Kesiapan mental dan spiritual dengan memperbanyak istighfar, menjaga kesabaran, dan keikhlasan.
Koordinasi dan Ketertiban
- Ketua regu dan ketua rombongan diharapkan saling koordinasi untuk kelancaran pelaksanaan ibadah haji.
- Ketertiban dalam ibadah, kesehatan, dokumen, transportasi, dan akomodasi menjadi fokus utama.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.