Operasi kepolisian di Aceh Utara mengungkap senjata ilegal tersembunyi, termasuk AK-47 dan pistol FN. Penemuan ini menunjukkan sirkulasi senjata masih aktif, dengan keterkaitan narkoba dan jalur penyelundupan.
Dua tersangka ditangkap, namun pemilik senjata masih buron. Masyarakat diingatkan akan ancaman perdamaian yang belum sepenuhnya teratasi.
Penemuan Senjata Ilegal
- AK-47 dengan 26 butir amunisi ditemukan di Kuta Makmur.
- Pistol FN terisi penuh peluru ditemukan di Simpang Kandang, Muara Dua.
- Dua tersangka ditangkap, namun pemilik senjata masih buron.
Alasan Aceh Utara Masih Menjadi Lumbung Senjata Ilegal
- Sejarah konflik: Aceh Utara adalah basis terkuat semasa konflik bersenjata.
- Keterkaitan narkoba: Senjata api digunakan untuk melindungi bisnis narkoba.
- Jalur penyelundupan: Garis pantai panjang memudahkan masuknya senjata dari luar negeri.
- Simbol kekuatan: Kepemilikan senjata masih dianggap sebagai simbol kekuatan dan alat intimidasi.
Ancaman Terus Berlanjut
- Penegakan hukum: Penegakan hukum di tingkat akar rumput dianggap belum memberikan rasa aman yang absolut.
- Permintaan pasar: Permintaan terhadap senjata api di pasar gelap akan tetap ada selama rasa aman belum tercapai.
- Ancaman perdamaian: Penemuan ini adalah alarm keras bahwa perdamaian yang hakiki masih terus diuji.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.