News
Warga Gayo Lues Seberangi Sungai untuk Distribusi Makanan Bergizi
8 jam yang lalu
Banjir dan longsor yang melanda Gayo Lues pada akhir November 2025 lalu tidak menyurutkan langkah warga Dusun Benteng, Desa Pertik, Kecamatan Pining, Gayo Lues, untuk memastikan pemenuhan gizi anak-anak mereka. Di tengah keterbatasan akses dan infrastruktur jalan yang rusak akibat bencana, warga bergotong royong mendistribusikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan cara menyeberangi derasnya arus sungai di kawasan itu.
Dusun Benteng dikenal sebagai wilayah pegunungan terpencil dengan akses yang sangat terbatas. Kondisi tersebut semakin dipersulit dengan bencana alam baru-baru ini yang tidak hanya merusak lahan pertanian warga, tapi juga memutus jembatan kecil yang menjadi satu-satunya urat nadi mobilitas masyarakat setempat. Akibatnya, sebagian besar aktivitas warga menjadi terganggu.
Kegigihan Warga dalam Distribusi MBG
- Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tetap beroperasi meskipun bangunan dan peralatan memasak mengalami kerusakan.
- Kader relawan dan ibu-ibu setempat tetap meracik dan memasak menu bergizi lengkap setiap harinya.
- Makanan dikemas rapi ke dalam ompreng untuk segera dibagikan kepada anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Inisiatif Tandu Bambu
- Tantangan terberat adalah distribusi makanan karena jembatan penghubung sudah hancur terbawa arus.
- Relawan menciptakan solusi darurat dengan merakit tandu sederhana dari bilah-bilah bambu.
- Ratusan ompreng berisi makanan bergizi diikat kuat di atas tandu dan dipikul secara gotong royong.
- Relawan berjalan membelah aliran sungai demi mengantarkan hak gizi anak-anak tepat waktu.
Melalui upaya kolektif dan penuh risiko ini, anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di seberang sungai dipastikan tetap menerima MBG secara rutin. Keterisolasian wilayah maupun dampak bencana terbukti tidak menjadi penghalang bagi keberlanjutan program tersebut di ujung Gayo Lues tersebut.
