Kapolda Aceh, Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, menyalurkan bantuan logistik kepada korban banjir di Kabupaten Pidie. Bantuan tersebut diserahkan melalui Polres Pidie di Gedung Persena Polres setempat, Kamis (9/4/2026).
Penyaluran bantuan dilakukan melalui para kapolsek untuk kemudian didistribusikan kepada masyarakat terdampak di empat kecamatan, yakni Kecamatan Kembang Tanjong, Tangse, Mutiara, dan Mutiara Timur. Selain itu, bantuan juga diberikan kepada warakauri purnawirawan Polri, anak yatim piatu keluarga Polri, serta sejumlah kepala keluarga di Kecamatan Muara Tiga (Laweung).
Detail Bantuan
- 100 sak beras ukuran 5 kilogram
- 20 dus mi instan
- 60 paket sembako
Dampak Banjir
- Lumpur banjir yang sebelumnya menggenangi rumah warga, sarana pendidikan, dan tempat ibadah telah dibersihkan.
- Proses pembersihan dilakukan dengan melibatkan personel Polri, TNI, dan PNS.
- Aktivitas masyarakat serta kegiatan belajar mengajar di sekolah dan madrasah telah kembali normal.
Pernyataan Kapolres Pidie
Kapolres Pidie, AKBP Jaka Mulyana, SIK, MIK, melalui Wakapolres Kompol Firdaus Jufrida, ST, MSi, mengatakan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Kapolda Aceh terhadap masyarakat yang terdampak bencana. "Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat serta membantu memenuhi kebutuhan pokok pascabanjir," ujarnya.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.