Dua dokter di Rumah Sakit Umum Daerah Teuku Peukan (RSUDTP) Aceh Barat Daya (Abdya) kini menghadapi persidangan terkait kasus dugaan kekerasan. Sidang perdana digelar di Pengadilan Negeri Aceh Barat Daya pada Kamis, 9 April 2026.
Konflik bermula dari teguran keras dan kontak fisik yang diduga dilakukan oleh atasan terhadap bawahannya. Korban menolak mediasi dan memilih jalur hukum untuk mendapatkan keadilan.
Kronologi Kasus
- Teguran keras dan kontak fisik oleh atasan kepada bawahannya.
- Laporan resmi diajukan oleh korban ke Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Abdya.
- Mediasi internal oleh manajemen RSUDTP dan pejabat daerah tidak membuahkan hasil.
- Korban menolak damai dan melanjutkan perkara ke jalur hukum.
Tanggapan Pihak Berwenang
- Kapolres Abdya melalui Kasat Reskrim, Iptu Wahyudi, membenarkan penerimaan laporan dan proses pendalaman.
- Direktur RSUTP Abdya menyatakan peristiwa ini sebagai persoalan internal rumah sakit.
Dampak dan Harapan
- Kasus ini menyoroti pentingnya lingkungan kerja yang aman dan profesional di institusi kesehatan.
- Proses hukum diharapkan dapat memberikan keadilan bagi korban dan menjadi pelajaran bagi semua pihak.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.