Pada Minggu, 24 Mei 2026 pukul 20.01 WIB, PLN UID Aceh mengumumkan bahwa sistem kelistrikan seluruh wilayah Aceh telah pulih sepenuhnya. Jumlah 1.872.882 pelanggan kembali menyala setelah 172 penyulang yang sebelumnya terganggu berhasil diaktifkan kembali.
General Manager PLN UID Aceh, Eddi Saputra, mengapresiasi dukungan pemerintah, TNI/Polri, dan kesabaran masyarakat yang telah membuat pemulihan ini mungkin. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan dan menegaskan bahwa tim akan terus memantau jaringan untuk mencegah gangguan lanjutan.
Tahapan Pemulihan dan Upaya Pasca-Pemulihan
- Pemulihan dilakukan secara bertahap dengan prioritas keselamatan dan keandalan sistem.
- Koordinasi dengan TNI dan Polri menjaga keamanan lokasi kerja dan mencegah gangguan selama proses.
- Masyarakat diberi saluran pengaduan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123 untuk melaporkan keluhan.
- PLN melakukan pemantauan terus-menerus terhadap jaringan distribusi untuk mendeteksi potensi gangguan dini.
- Setelah pemulihan, tim teknis melakukan inspeksi kembali ke semua penyulang untuk memastikan stabilitas jangka panjang.
- Kampanye kesadaran masyarakat mengenai cara melaporkan gangguan dan penggunaan listrik yang efisien diperkuat.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.