Pertumbuhan ekonomi Aceh menunjukkan peningkatan dari 4,23 persen pada 2023 menjadi 4,82 persen pada triwulan II 2025, namun lebih dari 700 ribu jiwa atau sekitar 12,64 % penduduk masih berada di bawah garis kemiskinan. Angka ini menyoroti ketidakseimbangan antara pertumbuhan makro dan kesejahteraan rumah tangga di tingkat desa dan kota.
Ketahanan finansial bukan hanya soal saldo rekening atau aset, melainkan kemampuan keluarga untuk bertahan, bangkit, dan tumbuh amid ketidakpastian. Survei OJK 2025 menunjukkan bahwa meski inklusi keuangan di Aceh mencapai 70 %, literasi keuangan masyarakat tetap di bawah rata‑rata nasional, menciptakan celah yang memperlambat pengelolaan uang yang bijak.
Langkah Menguatkan Ketahanan Keuangan di Rumah Tangga Aceh
- 12,64 % penduduk Aceh (≈700 ribu jiwa) hidup di bawah garis kemiskinan nonostante pertumbuhan ekonomi 4,82 % (TW II 2025).
- Inklusi keuangan Aceh 70 %, namun literasi keuangan di bawah nasional, menghasilkan literasi inclusion gap.
- Program Bank Sampah Mandiri di Aceh Utara memberi pendapatan tambahan Rp300–Rp5.000 per kilogram sampah yang dipilah.
- Realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Aceh hingga Juli 2025 hanya 27 % dari kuota Rp5,8 triliun.
- Prevalensi stunting di Aceh 29,8 % (2023), menunjukkan ketidakmampuan alokasi pendapatan untuk gizi bahkan di keluarga non‑miskin.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.