Timeline Aceh
serambinews.com
serambinews.com

Korban Banjir Gandapura Bireuen Minta Pendataan Ulang Hunian Tetap

2 jam yang lalu

Banjir yang melanda Aceh pada akhir November 2025 masih meninggalkan duka mendalam bagi warga Gandapura, Bireuen. Korban banjir di wilayah ini masih menghadapi ketidakpastian, terutama terkait pendataan dan pembangunan hunian tetap.

Camat Gandapura, Azmi SAg, menyatakan bahwa pendataan awal telah dilakukan, namun masih ada korban yang belum terdata. Data sementara menunjukkan 77 rumah rusak ringan, 74 rusak sedang, 16 rusak berat, dan 10 rumah hilang. Korban meminta BPBD dan BNPB untuk melakukan pendataan ulang agar semua korban terdata dengan benar.

Dampak Banjir di Gandapura

  • Delapan desa terdampak banjir, termasuk Samuti Aman, Blang Gurun, Ceubo, Teupin Siron, Ie Rhop, Mon Jambe, Mon Keulayu, dan Samuti Makmur.
  • PT Takabeya telah membangun tujuh unit rumah bantuan, namun pembangunan hunian tetap (Huntap) belum memiliki jadwal pasti.
  • Korban berharap pendataan ulang dilakukan bersama perangkat desa untuk memastikan semua korban terdata.

Harapan Korban Banjir

Korban banjir di Gandapura berharap agar pemerintah dan pihak terkait segera menindaklanjuti permintaan mereka. Mereka menginginkan kepastian mengenai pembangunan hunian tetap dan pendataan yang akurat agar semua korban mendapatkan bantuan yang layak.

Korban Banjir Gandapura Bireuen Minta Pendataan Ulang Hunian Tetap