Kebakaran hebat melumas Gampong Jawa Lama, Banda Sakti, Lhokseumawe, pada Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Api menghanguskan minimal 77 unit rumah berbahan kayu dan menyebar cepat karena kepatatan permukiman serta akses jalan yang sempit.
Bencana tersebut mengakibatkan 81 Kepala Keluarga atau sekitar 251 jiwa kehilangan tempat tinggal. Pemerintah Kota Lhokseumawe melalui Dinas Sosial segera menyalurkan bantuan masa panik berupa bahan makanan pokok, pakaian, selimut, dan perlengkapan tidur, sementara ratusan warga masih mengungsi di posko atau menumpang di rumah kerabat.
Langkah Darurat dan Kebutuhan Pascakrisis
- 77 unit rumah rusak total, memaksa 81 KK meninggalkan hunian.
- Bantuan darurat mencakup beras, gula, minyak, pakaian layak pakai, selimut, dan perlengkapan tidur.
- Hambatan utama selama pemadaman adalah jalan sempit yang menghambat armada pemadam kebakaran mencapai titik api.
- Warga mengeluhkan ketidakpastian mengenai penyediaan tempat tinggal sementara dan proses rekonstruksi rumah.
- Pemerintah diminta memperbaiki instalasi listrik, menata ulang tata ruang permukiman, dan menyediakan jalur darurat untuk mencegah kebakaran serupa.
- Solidaritas tinggi terlihat dari dapur umum yang dibangun oleh komunitas, relawan, dan organisasi kemanusiaan.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.