Banjir yang melanda Kota Langsa meninggalkan dampak signifikan bagi warga, namun penyaluran bantuan perbaikan rumah menuai kontroversi. Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) mendesak Kementerian Sosial untuk mengaudit data penerima bantuan karena diduga tidak akurat. Menurut LAKI, ada warga dengan rumah rusak parah yang belum menerima bantuan, sementara beberapa aparatur desa justru terdaftar sebagai penerima.
Ketua DPC LAKI Kota Langsa, Tarmizi, menyatakan bahwa ketidakakuratan data dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap penanganan bencana. Ia menambahkan bahwa audit harus dilakukan tidak hanya secara administratif, tetapi juga melalui verifikasi lapangan. Sementara itu, Pemerintah Kota Langsa menyatakan bahwa penyaluran bantuan telah mencapai 983 kepala keluarga dari total 1.326 penerima dengan total dana Rp20,775 miliar.
Sorotan Utama
- Dugaan Salah Sasaran: LAKI menemukan ketidaksesuaian data penerima bantuan, termasuk aparatur desa yang terdaftar sebagai penerima.
- Desakan Audit: LAKI meminta Kementerian Sosial untuk melakukan audit menyeluruh dan verifikasi lapangan.
- Transparansi Daftar Penerima: LAKI mendesak pemerintah untuk membuka daftar penerima bantuan secara transparan.
- Penyaluran Bantuan: Pemerintah Kota Langsa menyatakan bahwa penyaluran bantuan berjalan sesuai tahapan, dengan Rp20,775 miliar telah disalurkan kepada 983 kepala keluarga.
Polemik ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga Langsa, yang berharap bantuan benar-benar diberikan kepada mereka yang paling membutuhkan. Kepercayaan publik terhadap penanganan bencana menjadi taruhan jika data penerima bantuan tidak diaudit dan diperbaiki.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKorban banjir Aceh khawatir, ajukan gugatan administratif PTUN
Korban bencana sumatera melalui tim advokasi dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) mengajukan gugatan tindak administrasi pemerintah ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jak
Warga Aceh Khawatir Utang RSUDZA Rp 392 Miliar Ancam Layanan
"Kita punya beban utang cukup besar. Ini menyangkut manajemen. Terhadap beban yang sudah ada, bagaimana menutupinya?" kata anggota Pansus
Warga Aceh Penasar Bagaimana Indeks Demokrasi Naik Jadi 83,43
Pemerintah Aceh mencatat capaian signifikan dalam pengukuran Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) tahun 2025.
: Pasien Kronis di Aceh Tanpa Batas Desil untuk Obat Wait we need Title only, not include colon. The Title field should be string. We'll put: "Pasien Kronis di Aceh Tanpa Batas Desil untuk Obat" But 1
Pemerintah Aceh menegaskan seluruh rumah sakit di Aceh wajib menerima dan melayani pasien tanpa adanya pembatasan desil (status ekonomi), terutama mereka yang menderita penyakit katastropik


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.