Lifting perdana kondensat dari Blok A di Aceh Timur berhasil dilakukan dengan lancar pada 1 April 2026. Sebanyak 45.508,63 barel kondensat tersebut dikirim melalui Terminal PT Pertamina EP Zona I Pangkalan Susu Field, menandai kembalinya aktivitas penyaluran energi secara bertahap dari Wilayah Kerja Aceh setelah terdampak gangguan operasional akibat bencana alam.
Keberhasilan ini semakin strategis di tengah kondisi geopolitik global yang memanas, khususnya konflik di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada kenaikan harga minyak dunia dan ketidakpastian pasokan energi. Kondensat hasil produksi Medco EP Melaka di Blok A tersebut akan menambah pasokan dari dalam negeri dan menjaga stabilitas serta ketahanan energi nasional.
Detail Lifting Kondensat
- Proses pengapalan dimulai pada 31 Maret 2026 dan selesai pada 1 April 2026.
- Pengapalan dilakukan melalui Terminal Pangkalan Susu setelah perjanjian Facility Sharing Agreement (FSA) antara Pertamina EP Pangkalan Susu dan Medco E&P Malaka.
- Keberhasilan ini menjadi alternatif pengapalan kondensat Blok A pasca kejadian kebakaran tangki F-2101 yang menyebabkan terganggunya operasi transfer kondensat Medco E&P Malaka di Terminal Arun.
Dampak dan Harapan ke Depan
- Keberhasilan lifting ini menunjukkan ketangguhan operasional di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor hulu migas Aceh.
- Sinergi antara BPMA dan para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) diharapkan terus diperkuat untuk memastikan kegiatan produksi dan penyaluran energi tetap berjalan optimal.
- Upaya mencari alternatif pengapalan menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlangsungan lifting dan ketahanan energi nasional.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaPetani Aceh Barat Daya Rugi Miliaran Sementara Ekspor Sawit Melonjak 445%
BANDA ACEH - Di tengah keluhan petani terkait anjloknya harga tandan buah segar (TBS) sawit di sejumlah daerah, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal...
: Warga Aceh Penasaran: DAU 2,5% Disetujui dalam RUU Pemerintahan
JAKARTA - Delapan fraksi di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI menyatakan persetujuan terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) Perubahan atas Undang-Undang...
1,87 juta pelanggan Aceh kembali terima listrik, rasa lega terasa
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Aceh berhasil memulihkan sistem kelistrikan yang sempat terganggu.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.