News
Pompa Air Tenaga Surya Bantu Petani Gayo Lues Pulihkan Lahan Pascabencana
4 jam yang lalu
Mahasiswa Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) Universitas Syiah Kuala (USK) Gayo Lues mengimplementasikan pompa air tenaga surya di Desa Tetingi, Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues. Teknologi ini ditujukan untuk membantu petani mengatasi keterbatasan air pascabencana dan mendukung pemulihan sektor pertanian.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) untuk mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana di Sumatra. Pompa air tenaga surya dipilih karena efisien, ramah lingkungan, dan mampu menekan biaya operasional.
Manfaat Pompa Air Tenaga Surya
- Memanfaatkan sinar matahari sebagai sumber energi utama untuk mengalirkan air ke lahan pertanian.
- Mengatasi keterbatasan air pascabencana, yang sebelumnya menyebabkan penurunan produktivitas lahan.
- Mendorong pertanian berkelanjutan dan adaptif terhadap perubahan iklim.
- Mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, sehingga lebih ramah lingkungan.
Respons Petani Setempat
Petani di Desa Tetingi merespons positif keberadaan pompa air tenaga surya. Mereka menilai bahwa teknologi ini mampu memperlancar distribusi air ke lahan, sehingga proses tanam dapat kembali berjalan normal. Samsul Bahri, anggota Kelompok Tani "Senarebung", mengapresiasi kontribusi mahasiswa dan dukungan dari Kemendiktisaintek.
Pendampingan dan Harapan ke Depan
Selain melakukan instalasi, mahasiswa juga memberikan pendampingan teknis kepada petani terkait penggunaan dan perawatan pompa. Harapannya, teknologi ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan, sehingga hasil pertanian ke depan bisa lebih maksimal.
