Kembalilingkungan

Masyarakat Beutong Khawatir Tolak Tambang Emas, Cairkan Ancaman Banjir

Penulis

ajnn.net

Tanggal

03 Mei 2026

Masyarakat Beutong Khawatir Tolak Tambang Emas, Cairkan Ancaman Banjir

Masyarakat Beutong Ateuh di Kabupaten Nagan Raya menyurat Presiden dan lembaga terkait menolak rencana pertambangan emas di kawasan hutan mereka, setelah mengalami banjir bandang pada November 2025 yang merusak rumah dan kebun.

Mereka menegaskan bahwa hutan adalah sumber air bersih, pangan, obat-obatan alami, serta warisan adat yang harus dilindungi bagi generasi depan.

Dampak Lingkungan dan Sosial

  • Hutan Beutong Ateuh merupakan bagian dari Ekosistem Ulu Masen dan Kawasan Ekosistem Leuser, dua lingkungan kritis di Sumatra.
  • Kawasan ini menjadi habitat satwa langka seperti gajah sumatra, harimau sumatra, dan orangutan.
  • Masyarakat setempat menegaskan bahwa mereka hidup bergantung pada hutan dan sungai untuk air bersih, pangan, dan obat-obatan alami.
  • Banjir bandang November 2025 merusak rumah warga, menghancurkan kebun, dan meninggalkan trauma yang masih dirasakan.
  • Aktivitas pertambangan emas yang direncanakan dapat mempercepat deforestasi, mencemari sungai, dan meningkatkan risiko longsor serta banjir di wilayah permukiman.
  • Surat penolakan dikirim ke Presiden, Kementerian ESDM, Pemerintah Aceh, dan lembaga lain pada 3 Mei 2026.
Verifikasi Konten

Baca Artikel di Sumber Asli

Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.

Kunjungi Website

Diskusi Hangat

0 Kontribusi Komunitas

Suara Anda Sangat Berarti

Jadilah pionir dalam diskusi ini.