Masyarakat sipil Aceh, melalui sejumlah LSM dan tokoh adat, meminta pemerintah untuk membatalkan izin pertambangan di kawasan Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya. Mereka menegaskan bahwa rencana investasi sektor tambang yang mencapai Rp200 triliun berancang merusak sumber air, hutan, dan nilai sejarah masyarakat adat di Aceh.
Risiko Ekologis dan Budaya
- Kawasan Beutong Ateuh menjadi sumber air dan sumber pangan untuk warga Nagan Raya dan Barat Selatan Aceh.
- Izin tambang yang sedang dalam proses legalisasi dinilai melanggar prinsip FPIC/PADIATAPA yang diakui dalam UUK Aceh.
- Tokoh P2LH menambahkan bahwa pertambangan merupakan bentuk pengkhianatan negara terhadap sejarah dan identitas masyarakat adat.
- Representasi MaTA menyinggung kerentanan ekologis tinggi pasca bencana hidrometeorologi yang masih memengaruhi Aceh.
- Yayasan HAkA meminta penghormatan terhadap penolakan tegas masyarakat terhadap proyek pertambangan.
- GeRAK Aceh menekankan perlu menegaskan mandat otonomi khusus dalam pengelolaan sumber daya alam dengan prinsip kelestarian.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.