Gubernur Muzakir Manaf (Mualem) mendorong revisi Undang-Undang Pemerintahan Aceh (UUPA) sebagai upaya mempertahankan kewenangan daerah dan mencegah potensi konflikt di masa depan. Pernyataan itu disampaikan dalam pertemuan dengan tim pembahas revisi UUPA di Kantor Penghubung Aceh, Jakarta, pada 24 Mei 2026.
Ia juga menekankan kebutuhan akan pendanaan Otonomi Khusus (Otsus) Aceh sebesar 2,5 persen, setara dengan alokasi yang diberikan kepada Papua, untuk menjaga stabilitas pembangunan dan pelaksanaan otonomi khusus.
Detail Revisi dan Dukungan Otsus
- Dalam draf revisi UUPA terdapat 52 poin perubahan, termasuk 51 pasal yang direvisi dan satu pasal tambahan yang diajukan oleh Aceh.
- Gubernur Mualem meminta 2,5 % dari anggaran negara untuk Dana Otsus Aceh, sama dengan persentase yang diberikan kepada Papua.
- Pertemuan di Jakarta dihadiri oleh Wakil Gubernur Fadhlullah, Sekda Nasir Syamaun, serta pejabat pemerintah dan legislatif Aceh.
- Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPR RI dan DPR Aceh dijadwalkan Senin, 25 Mei 2026, di ruang rapat Banleg DPR RI.
- Tim pembahas mengajak kampus dan komponen masyarakat Aceh terlibat agar hasil revisi merepresentasikan asprasi rakyat luas.
- Tokoh akademik Ampon Man menyebut UUPA sebagai "mahakarya" perdamaian yang perlu dilaksanakan sepenuhnya.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.