Seorang lansia bernama Ramlah (72), pengidap pikun, ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terapung di aliran Sungai Idi Rayeuk, Dusun Bengkel, Gampong Jawa, Aceh Timur. Jasad korban ditemukan pada Jum'at (10/4) sore sekitar pukul 16.00 WIB oleh seorang warga bernama Musriful, yang langsung menceburkan diri untuk menyelamatkan jasad.
Keluarga korban, yang rumahnya tidak jauh dari lokasi kejadian, langsung datang setelah mendengar kabar penemuan jasad. Ramlah diketahui hilang sejak pukul 11.00 WIB dan biasanya selalu dalam pengawasan ketat keluarga karena kondisinya yang pikun.
Kronologi Penemuan Jasad
- Pukul 11.00 WIB: Ramlah keluar rumah tanpa pengawasan keluarga.
- Pukul 16.00 WIB: Warga menemukan jasad terapung di Sungai Idi Rayeuk dan segera menyelamatkannya.
- Keluarga datang: Keluarga korban langsung datang ke lokasi setelah mendengar kabar penemuan jasad.
- Penanganan lebih lanjut: Polisi setempat berkoordinasi dengan Unit Identifikasi Satreskrim untuk penanganan kasus.
Kondisi Korban
- Usia: 72 tahun
- Kondisi kesehatan: Pengidap pikun
- Lokasi penemuan: Sungai Idi Rayeuk, Dusun Bengkel, Gampong Jawa, Aceh Timur
Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan ketat terhadap lansia dengan kondisi khusus, terutama mereka yang mengidap pikun. Keluarga dan masyarakat diharapkan lebih waspada dan saling mengingatkan untuk mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.