Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Aceh menegaskan komitmen untuk tidak menolerir pelanggaran berat yang dilakukan oleh kader. Wakil Ketua PAN Aceh, Fuadri, menyatakan bahwa arahan dari Ketua DPW PAN Aceh, Nazaruddin Dek Gam, sangat tegas agar segera dilakukan penyelidikan terhadap data dan informasi terkait dugaan pelanggaran oleh oknum anggota dewan dari PAN.
Fuadri menjelaskan bahwa terdapat tiga jenis pelanggaran yang tidak dapat ditoleransi oleh partai, yaitu pelanggaran hukum seperti korupsi, keterlibatan narkotika, serta tindakan asusila. Ia juga menambahkan bahwa informasi terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan kader mereka ini telah diterima sejak lama dan saat ini DPW PAN Aceh telah merespons laporan tersebut dan berkoordinasi dengan DPP PAN.
Langkah Tegas PAN Aceh
- Arahan Tegas: Ketua DPW PAN Aceh, Nazaruddin Dek Gam, memerintahkan penyelidikan segera terhadap dugaan pelanggaran.
- Tiga Pelanggaran Tidak Ditolak: Korupsi, narkotika, dan tindakan asusila.
- Koordinasi dengan DPP PAN: DPW PAN Aceh telah berkoordinasi dengan DPP PAN untuk menindaklanjuti laporan.
Dukungan Mahasiswa Aceh Singkil
- Audiensi dengan Himapas: Mahasiswa Aceh Singkil mendukung langkah tegas PAN.
- Apresiasi terhadap Sikap Tegas: Ketua HIMAPAS, Sapriadi Pohan, mengapresiasi respons cepat dan tegas dari pimpinan partai.
Proses Penanganan Kasus
- Proses Berjalan Dua Bulan: Proses penanganan kasus ini telah berjalan selama dua bulan dan kini memasuki tahap lanjutan.
- Komitmen terhadap Nilai Moral: PAN menegaskan tidak akan menolerir pelanggaran yang mencederai norma, terutama di Aceh yang menerapkan syariat Islam.
PAN Aceh siap bekerja sama dengan semua pihak, termasuk mahasiswa, untuk memperbaiki keadaan dan meningkatkan kontribusi kader PAN bagi daerah.
Baca Artikel di Sumber Asli
Dapatkan informasi lengkap dari kanal terpercaya.
Populer Pekan Ini
Semua BeritaKhawatir: Dayah Aceh menerima laptop spesifikasi rendah, kerugian Rp42,5 juta
Dari faktur pembelian yang ditelusuri pemeriksa, diketahui CV Indobina Karya membeli laptop dengan harga riil sekitar Rp15,1 juta per unit. Artinya, terdapat selisih harga hampir Rp9 juta pe
Petani Tangse Terluka Saat Usir Gajah, Dirawat RSUD Sigli ","PublicImpact":80,"Credibility":85,"Urgency":90,"Evidence":70,"LongTermValue":70,"Education":60,"FinalScore":80,"Summary":"Petani dari Tangs
Rusli M Husen (54) warga Dusun Alue Rimeh, Gampong Beungga, Kecamatan Tangse, Pidie, Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB, menjadi sasaran
Aceh Masih Gulang Listrik, Hasballah Desak Kemandirian Energi
Gangguan yang terus berulang menunjukkan bahwa sistem interkoneksi tersebut tidak berjalan efektif dan justru merugikan masyarakat Aceh.
:Investasi Rp 200 T di Nagan Raya, Siap Serap 80.000 Pekerja
Nagan Raya saat ini bersiap menyambut investasi jumbo senilai Rp 200 triliun yang diklaim akan menjadi salah satu proyek terbesar di Aceh


Diskusi Hangat
0 Kontribusi Komunitas
Suara Anda Sangat Berarti
Jadilah pionir dalam diskusi ini.