News
Satgas PRR Manfaatkan Lahan HGU untuk Huntap Penyintas Aceh, 1.039 Hektare Dibutuhkan
8 jam yang lalu
Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus berupaya mempercepat penyediaan hunian tetap (huntap) bagi penyintas bencana di Aceh. Salah satu strategi yang digencarkan adalah pemanfaatkan lahan Hak Guna Usaha (HGU) sebagai opsi relokasi hunian yang aman dan berkelanjutan.
Ketua Satgas PRR, Muhammad Tito Karnavian, menjelaskan bahwa lahan HGU dapat dijadikan alternatif jika pemerintah daerah kesulitan menyediakan lahan huntap. Data pemetaan menunjukkan potensi lahan HGU di Aceh mencapai 52 lokasi dengan luas 81.551 hektare, sementara kebutuhan lahan relokasi huntap di Aceh mencapai 1.039 hektare.
Strategi Pemanfaatan Lahan HGU
- Skema Komunal: Merelokasi penyintas ke kawasan baru yang aman dari potensi bencana.
- Skema In Situ: Pembangunan kembali di lahan milik masyarakat dengan dukungan BNPB.
- Bantuan Perbaikan Rumah: Penyintas dapat menerima bantuan sebesar Rp60 juta yang dicairkan dalam dua tahap untuk pembangunan mandiri.
Progress Pembangunan Huntap
- Total Unit Huntap: 39.007 unit akan dibangun di tiga provinsi terdampak.
- Progress di Aceh: 230 unit sudah selesai dan 1.240 unit lainnya sedang dalam proses pembangunan.
Dengan strategi pemanfaatan lahan HGU, diharapkan percepatan penyediaan huntap dapat segera terwujud, sehingga penyintas bencana memperoleh hunian layak dan aman untuk melanjutkan kehidupan mereka.
